Sakit Kepala Sebelah Pada Anak

Wednesday, December 31st 2014. | Article kesehatan

Sakit kepala sebelah tenyata bisa menyerang anak, meskipun kebanyakan migren menyerang remaja dan lansia. Sakit kepala sebelah atau Migrain yang terjadi pada masa kanak-kanak lebih dari sekedar sakit kepala biasa, khususnya saat mereka dalam masa tumbuh kembang sampai mulai menginjak remaja. Dan kenyataannya, mereka seringkali tidak dapat membedakan sama sekali, jadi kita sebagai orang tua harus memantaunya.

sakit kepala sebelah pada anakItu merupakan tugas anda sebagai orang tua untuk memantau dan mengetahui anak anda sedang sakit kepala sebelah / migren atau terkena masalahkesehatan lainnya.

a. Migrain secara genetik.

Jika orang tua memiliki migrain, Kemungkinan 90% anak mereka juga akan menderita migrain. Jadi, bisa diprediksi bahwa migrain pada anak salah satunya disebabkan karena faktor genetik.

b. Migrain pada anak sangat umum terjadi.

10% dari usia anak sekolah mengalami migrain. Sebelum beranjak remaja atau masa puber, anak laki-laki lebih banyak mengalami migrain dibanding anak perempuan.

Namun setelah masa puber, anak perempuan justru lebih banyak mengalami migrain.

c. Migrain dan sakit kepala kronis yang dapat diobati.

Anak Anda tidak harus menderita, karena banyak pengobatan yang bekerja secara efektif. Dengan menggabungkan terapi untuk pikiran dan sikap, juga melalui pengobatan yang dapat mengurangi migrain, sehingga anak-anak dapat melalui hari walaupun terserang migrain dan tidak perlu absen dari rutinitas mereka.

d. Migrain sering tidak terdiagnosis atau salah didiagnosis pada masa kanak-kanak.

Anak-anak mungkin tidak terlihat menderita sakit kepala karena mereka mengalami tanda-tanda lain seperti mual, muntah, pusing dan kepekaan terhadap cahaya. Gejala umum ini seringkali disalahartikan oleh para orang tua sebagai penyakit lainnya.

e. Intervensi dini sangat penting.

Mengobati migrain anak secara efektif dan sedini mungkin dapat mencegah migrain mereka bertambah buruk saat usia anak bertambah.

Padahal beberapa gejala di atas tersebut merupakan salah satu tanda bahwa anak Anda juga tengah mengalami migrain.

f. Banyak hal yang bisa memicu serangan migrain.

Pemicu migrain pada umumnya karena kurang tidur atau tidur yang tidak teratur, melewatkan waktu makan, dehidrasi, stres, matahari yang terik dan bau yang kuat. Perubahan cuaca, olah raga dan perubahan hormon juga dapat memicu migrain.

g. Perilaku seorang anak dapat berubah pada awal migrain.

Anda mungkin melihat anak Anda menjadi terlalu mengantuk, kurang aktif, lebih mudah marah, memiliki perubahan suasana hati secara tiba-tiba, kehilangan nafsu makan, terlalu sensitif terhadap cahaya, suara, bau atau sentuhan. Ini adalah tanda-tanda mereka mengalami migrain.

h. Anak yang sakit migrain memiliki resiko masalah kesehatan.

Migrain meningkatkan resiko depresi, gelisah berlebihan dan gangguan tidur. Penting untuk diketahui bahwa, kondisi ini lebih mungkin terjadi dalam waktu yang bersamaan dan itu merupakan suatu kondisi yang buruk bagi perkembangan anak Anda.

i. Banyak hal yang bisa memicu serangan migrain.

Pemicu migrain pada umumnya karena kurang tidur atau tidur yang tidak teratur, melewatkan waktu makan, dehidrasi, stres, matahari yang terik dan bau yang kuat. Perubahan cuaca, olah raga dan perubahan hormon juga dapat memicu migrain.

Kesehatan anak memang sangat penting, guna menunjang masa depannya maka dari itu sudah sewajarnya kita memantaunya, terima kasih banyak sudah berkunjgung di obatsakitkepasebelah.net ini dan terima kasih sudah membaca article yang berjudul ” sakit kepala sebelah pada anak “.

tags: ,