Stress Menyebabkan Migren Ini Cara Mengatasinya

Thursday, December 10th 2015. | Article kesehatan

Migren atau sakit kepala sebalah merupakan masalah kesehatan dimana terjadi sakit pada bagian kepala sebelah, baik sebelah kiri atau kanan, tapi kebanyakan migren sakitnya pada sebelah kiri.

Kebanyakan yang menderita migren adalah wanita, bukan brarti pria bebas dari penyakit migren tapi jumlah penderita migren pria lebih sedikit dari pada wanita. Banyak faktor yang dapat menyebabkan dan memicu migren. Salah satu penyebab utama migren adalah faktor dari pikiran yaitu stress. Kenapa stress dapat menyebabkan migren ? ketika stressĀ  tekanan darah akan tersumbat. Penyumbatan biasanya terjadi pada otak. Ini menyebabkan timbulnya gejala rasa sakit yang nyut-nyutan.

stressSelain stress migren dapat disebabkan oleh bebera faktor, diantaranya adalah kurang istirahat, tegang pada leher, gelisah, syok, faktor dari makanan dan perubahan hormon pada tubuh.

Tips Untuk Mengatasi dan Mengilangkan Stress

Stress biasanya datang ketika kita sedang di landa masalah baik external ataupun internal. Stress jangan di biarkan sebab stress bukan hanya menyebabkan migren saja tapi juga dapat menyebabkan penyakit yang mengerikan lainnya. Mungkin tips sederhana ini dapat mengurangi stress anda.

  • Reframing, yaitu memaknai ulang apa yang terjadi lebih positif dari suatu kejadian/ambil hikmah dari suatu masalah yang menimpa anda.
  • mengatur standar anda, buat standar yang mudah di capai, jangan terlalu muluk muluk.
  • Coba lihat gambaran besaranya, apa sebenaranya terjadi jika terjadi dalam 1 bukan atau satu tahun, apakah lebih baik.

Sudah melakukan cara seperti di atas tapi stress anda sulit di hadapi, anda harus melakukan terapi hipoterapi. Bila anda sedang stres jangan sekali-kali mencoba untuk mengatasi stress dengan minuman yang memabukan ataupun obat-obatan, sebab itu hanya mengatasi sementara dan hasilnya akan merusak tubuh anda sendiri, masalah tentunya akan semakin bertambah. Lebih baik dekatkan anda dengan tuhan yang maha esa, dan rajin ibadah.